Pages

Jumat, 26 Oktober 2012

WEWENANG, DELEGASI DAN DESENTRALISASI

PENGERTIAN WEWENANG, KEKUASAN DA PENGARUH.

Wewenang berfungsi untuk menjalankan kegiatan-kegiatan yang ada di dalam organisasi. Bias diartikan juga sebagai hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu.

    1.       Teori formal (pandangan klasik)
Beranggapan wewenang berasal atau berada pada tingkat yang lebih tinggi. Di dalam organisasi atau perusahaan wewenang seperti ini dimiliki oleh pemilik atau pemegang saham.

    2.       Teori penerimaan (acceptance theory of authority)
Teori ini menjelaskan wewenang tergantung kepada penerima yang memutuskan untuk menerima dan menolak. Kekuasaan dan wewenang tidak dapat dicampur adukkan. Jika wewenang adalah hak untuk melakukan sesuatu maka kekuasaan adalah kemampuan untuk melakukan hak tersebut. Wewenang tanpa kekuasaan atau sebaliknya dapat menimbulkan konflik di dalam organisasi itu sendiri.


Chester Barnard : seseorang besedia menerima komunikasi yang bersifat kewenangan bila memenuhi :
-          Memahami komunikasi tersebut
-          Tidak menyimpang dari tujuan organisasi
-          Tidak bertentangan dengan kepentingan pribadi
-          Mampu secara mental dan fisik untuk mengikutinya.
Agar wewenang yang dimiliki seseorang dapat ditaati oleh bawahan maka diperlukan adanya :

1.       Kekuasaan (power) yaitu kemampuan melakukan hak tesebut dengan cara mempengaruhi inidvidu, kelompok, dll.
-          Kekuasaan posisi : yang didapat dari wewenang formal. Biasanya didapat tergantung besarnya pendelegasian orang yang menduduki posisi tersebut.

-          Kekuasaan pribadi : tergantung dari seberapa besar pengikut mengagumi atau repek terhadap pimpinannya.

Menurut sumbernya :
-          Kekuasaan balas jasa : berupa uang, suaka, perkembangan karier dan sebagainya.
-          Kekuasaan paksaan : seseorang merasa akan dihukum, dipecat, ditegur, dll jika tidak melakukan perintah.
-          Kekuasaan sah : berkembang karena seseorang tersebut telah diangkat menjadi pimpinannya.
-          Kekuasaan pengendalian informasi : pengetahuan yang tidak dipercaya oleh orang lain.
-          Kekuasaan panutan : didasarka kepada identifikasi pemimpin dan menjadikan pemimpin tersebut sebagai panutan.
-          Kekuasaan ahli : keahlian atau ilmu pengetahuan seseorang sesuai dengan bidang keahliannya.

Menurut David McClelland ada 2 sisi wewenang , yaitu :

Sisi positif : perhatian pada pencapaian kerja dalam tujuan perusahaan
Sisi negative : menguasaai karyawan yg lemah, jd memandang karyawan sebagai pesuruh

Tanggung jawab dan akuntabilitas tanggung jawab (responsibility) : kewajiban untuk melakukan sesuatu bila bawahan menerima wewenang dari atasannya. Akuntabilitas permintaan pertanggung jawaban atas pemenuhan tanggung jawab yang dilimpahkan kepadanya.

Pengaruh (influence) : membujuk orang lain untuk mengerjakan pekerjaan yang sesuai dengan harapan orang yg mempengaruhi. Ditimbulkan karena status jabatan, kekuasaan dan menghukum dll.

STRUKTUR LINI DAN STAFF
6 pokok kualifikasi yang harus dipenuhi oleh seirang staff adalah :
-          Pengetahuan yang luas dimana tempat dia bekerja
-          Punya sifat kesetiaan, tenaga yang besar, kesehatan yang baik, inisiatif, dll
-          Punya semangat kerja sama yang ramah
-          Kesederhanaan
-          Kemauan baik dan optimis

Jenis jenis staff :
-          Staf personalia : staff  untuk mengurus administrasi karyawan
-          Staf pengembangan : staff untuk bagian pengembangan dari suatu perusahaan
-          Staf pemasaran : staff untuk merencanakan pekerjaan dari suatu perusahaan
-          Staf pemasaran : staff untuk bagian memasaran suatu produk dalam suatu perusahaan

Staff pribadi (personal staff) : dibentuk untuk memberikan saran bantuan dan jasa kepada seorang manajer.
-          Staff asistens atau asisten manajer berposisi sebagai hubungan lini yaitu hubungan orang orang dan komponen komponen yang bertanggung jawab atas tercapainya suatu tujuan perusahaan.

-          Line asistens asisten yang berada pada masing masing fungsional yang ada dalam perusahaan.

Staff khusus (specialist staff) yang memberikan saran, konsultasi, bantuan dan melayani lini dan unsure organisasi. Sifatnya yaitu :
-          Terbatas dalam pemberian nasehat dan banatuan
-          Nasehat dan bantuannya diberikan kepada seluruh bagian dan seksi
-          Nasehat dan bantuannya hanya untuk lapangan tertentu.

Wewenang lini (liny authority) : atasan langsung member wewenang kepada bawahannya

Wewenang staf (staf authority) : untuk memberikan saran atau rekomendasi kepada personalian lini.

Wewenang staf fungsi (functional staff authority) : hubungan terkuat yg dpt dimiliki staf dengan lini–lini.

DELEGASI DAN WEWENANG

Hal yg perlu diperintahkan dalam mendelengasikan suatu perkerjaan kepada karyawan yg ditunjuk :
1.            Menetapkan dan menberikan tujuan serta pekerjaan yg akan dilakukan
2.            Melimpahkan sebagian wewenangnya kepada karyawan yg ditujuk
3.            Karyawan ygditunjuk mempunyai kewajiban dan tanggung jawab yg harus dikerjakan agar tercapainya tujuan perusahaan
4.            Memberikan hasil pertanggung jawaban bawahan atas pekerjaan yg dilimpahkan

Alasan-alasan yang mendasari manajer mau mendelegasikan tugasnya kepada orang lain, yaitu :
   1. Tugas manajer bukan pada satu kegiatan saja
   2. Manajer lebih memperhatikan pada tugas tugas yang membutuhkan penangan lebih serius
   3. Manajer tidak harus mempelajari semua permasalahan dan pengetahuan karena adanya keterbatasan
   4. Mendorong dan mengembangkan bawahan yang menerima pelimpahan wewenang

Prinsip – prinsip klasik untuk mencapai pendelegasikan yg efektif :
-  Prinsip scalar : menghubungkan tingkat paling tinggi dengan tingkat paling bawah, maksudnya untuk memudahkan karyawan perusahaan untuk mengetahui kepada siapa mereka dapat mendelegasikan

-  Prinsip suatu perintah : setiap karyawan dalam perusahaan harus melapor kepada atasannya

- Tanggungjawab, wewenang dan akuntabilitas : bawahan bertanggung jawab atas akan tugas –tugas yg diberikan kepada atasannya dalam suatu perusahaan

SENTRALISASI VERSUS DESENTRALISASI
Faktor-faktor yang mempengaruhi derajat desentralisasi sebagai berikut :
    1.       Filsafat manajemen
    2.       Ukuran dan tingkat pertumbuhan organisasi
    3.       Strategi dan lingkungan organisasi
    4.       Penyebab geografis organisasi
    5.       Tersedianya peralatan pengawasan yang efektif
    6.       Keanekaragaman produk dan jasa
    7.       Karakteristik organisasi lainnya
8.    Kualitas manajer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar