Pages

Sabtu, 20 Oktober 2012

Manajemen


Pengertian Manajemen
Pengertian manajemen mengandung 3 pengertian yaitu manajemen sebagai proses, manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen, manajemen sebagai suatu seni (art) dan sebagai suatu ilmu pengetahuan (science) menurut pengertian yang pertama, yakni manajemen sebagai suatu proses, berbeda beda devinisi yang diberikan oleh para ahli.

Manajemen Sebagai Ilmu dan Seni
                Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno yaitu management, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Karenanya manajemen dapat diartikan sebagai ilmu dan seni tentang upaya untuk memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk mecapai tujuan secara efektif dan efisien. Pada hakekatnya kegiatan manusia pada umumnya adalah managing (mengatur) untuk mengatur disini diperlukan seni, bagaimana orang lain memerlukan pekerjaan untuk mencapai tujuan berasama.

·      Manajemen sebagai  ilmu pengetahuan (management as a science) maksudnya bersifat interdisipliner yang mana mempergunakan bantuan dari ilmu ilmu social, filsafat, dan matematika.

·         Manajemen sebagai suatu sistem (management as a system) maksudnya kerangka kerja yang terdiri dari beberapa komponen yang saling berkaitan dan diorganisir dalam mencapai suatu tujuan organisasi.

·           Manajemen sebagai suatu fungsi (management as a function) maksudnya pembagian tugas kepada setiap tenaga kerja agar pekerjaan tersebut bias dilakukan secara serentak tanpa menunggu pekerjaan lain selesai.

·          Manajemen sebagai suatu proses (management as a process) maksudnya segala tahap kegiatan yang diarahkan untuk mencapai suatu tujuan atau target dengan memanfaatkan semaksimal mungkin sumber daya  yang tersedia.

·        Manajemen sebagai suatu profesi (management as a profession) adalah suatu bidang kegiatan atau bidang keahlian tertentu, antara lain profesi di bidang kedokteran, bidang teknik, dll.

·         Manajemen sebagai kumpulan orang (management as people / group of people) adalah suatu istilah yang dipakai dalam arti kolektif untuk menunjukkan jabatan kepemimpinan di dalam organisasi antara lain kelompok pimpinan atas, kelompok pimpinan tengah dan kelompok pimpinan bawah

Fungsi Manajemen :

1. Fungsi Perencanaan / Planning
Fungsi perencanaan adalah suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan membuat beberapa rencana untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan tersebut.

2. Fungsi Pengorganisasian / Organizing
Fungsi perngorganisasian adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumber daya lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan agar mecapai tujuan perusahaan tersebut.

3. Fungsi Pengarahan / Directing
Fungsi pengarahan adalah suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja dan sumber daya secara maksimal.

Keterampilan Managerial

1.   Keterampilan Konseptual (conceptional skill)
Setiap manager harus bias membuat dan mengembangkan idea tau gagasannya, serta membuat berbagai rencana kedepannya untuk memajukan perusahaannya.

2.   Keterampilan berhubungan dengan orang lain ( humanity skill )
Seorang manager harus bias berkomunikasi atau bersosialisasi dengan orang lain atau dengan bawahannya, supaya terjalin komunikasi yang baik antara bawahan dan atasan dan bawahan tersebut lebih merasa dihargai oleh atasan mereka.

3.   Keterampilan Teknis ( technical skill )
Kemampuan yang dimiliki oleh seorang manager dalam melakukan pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya, serta merupakan bekal untuk diberikan terhadap bawahan dan memudahkan untuk naik jabatan.

Keterampilan manajemen waktu
Keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manager dalam menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana, dan secara efektif dan efisien.

Keterampilan membuat keputusan
Kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan jalan kaluar yang terbaik dalam menyelesaikan masalah tersebut. Kemampuan membuat keputusan ini lah yang paling utama bagi seorang manager, terutama bagi kelompok manager atas (top manager)

Evolusi Teori Managemen
-Teori Managemen Klasik:
1. pengembangan manajemen dilakukan oleh teoritis.
2. inventasi terbesar adalah karyawan.
3. tenaga kerja diberi pelatihan keterampilan sesuai operasi pabrik.
4. karyawan bertanggung jawab atas pekerjaan tertentu yang berulang.
5. adanya skema pembagian keuntungan

Charles Babbage (1792 – 1871)
Mengadakan pembagian tenaga kerja dalam keterampilan khusus sehingga setiap tenaga kerja dapat dididik di bidang keahliannya serta hanya dituntut tanggung jawab sesuai dengan spesialisasinya.

Frederick W. Tailor
Dengan penekanan waktu penyelesaian pekerjaan dapat dikorelasikan dengan upah yang diterima, metode ini disebut system upah differensial.

Henry L. Gantt (1861 – 1919)
Menurutnya kerja sama saling menguntungkan anatara manajer dan karyawan. Mengenal metode seleksi yang tepat, dan system bonus dan instruksi. System upah kerja hanya berdampak terhadap motivasi kerja para karyawan.

Frank B dan Lillian M. Gilberth (1868 – 1924 dan 1878 – 1972)
Berdasarkan hasil penelitian tentang hubungan gerakan dan kelelahan, setiap gerakan yang dihilangkan akan menimbulkan kelelahan. Gerakan yang efektif akan mengurangi kelelahan.

Herrington Emerson (1853 – 1931)
Penyakit yang menggangu system manajemen dalam industry adalah adanya pemborosan dan efisiensi.

Teori Hubungan Antar Manusia (1930 – 1950)
Melakukan pendekatan psikologis terhadap bawahan yaitu dengan cara mengetahui perilaku individu bawahan sebagai hubungan manusiawi untuk menunjang produktifitas kerja.

Teori aliran Kuantitatif
Keputusan yang dibuat harus didasarkan pada perhitungan yang tepat dan dapat dipertanggung jawabkan. Metode statistic dan komputerisasi cukup membantu melihat kemungkinan kemungkinan yang ada dalam pengambilan keputusan.

Manajemen dan lingkungan eksternal

Manajemen dan lingkungan eksternal
Seorang manajer harus memperhatikan lingkungan luar perusahaannya, karena lingkungan luar sangat berpengaruh terhadap barang-barang yang dihasilkan apakah sesuai sengan apa yang konsumen butuhkan.

Faktor lingkungan ekstern
Intinya seorang manajer dapat mengantisipasi pengaruh pengaruh yang datang dari lingkungan luar terhadap perusahaannya. Manajer harus lebih biak lagi dalam mengambil keputusan setelah mengetahui pengaruh yang datang dari luar. Contohnya kondisi perekonomian, peraturan pemerintah, perkembangan teknologi, dll.

Organisasi dan Lingkungan
Maksudnya adalah sekelompok orang yang saling bekerja sama dalam koordinasi tertentu untuk sama sama mencapai suatu tujuan. Biasanya sekelompok orang tersebut mempunyai tujuan atau target yang sama, serta visi dan misi yang sama pula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar